Berita, Gambar dan Video Otomotif

Penerapan Mobil Listrik di Indonesia Masih Perlu Persiapan Yang Panjang

Elqady.net – Seperti yang kita tahu, bahwa pemerintah Indonesia sedang mengupayakan untuk mengembangkan mobil rendah emisi seperti mobil hybrid dan mobil listrik. Bahkan, pemerintah mengklaim bahwa kendaraan yang dapat mencatatkan efisiensi bahan bakar yang mencapai 1:28 akan diberikan insentif. Sayangnya, meski begitu banyak yang menganggap bahwa Indonesia masih terlalu jauh untuk memasuki mobil listrik. Mengapa?

Hal tersebut karena saat ini unsur-unsur pendukung untuk diberlakukannya mobil listrik di Indonesia belum terpenuhi. Apakah unsur pendukung tersebut? Mereka adalah regulasi, infrastruktur pengisian baterai, pemanfaatan limbah baterai dan yang lainnya.

Hal tersebut juga diutrarakan oleh Bebin Djuana,yangmana ia menyampaikan bahwa perlunya persiapan yang benar-benar matang sebelum memasuki era mobil listrik.

“Tidak hanya regulasi, tapi juga prasarana yang dibutuhkan. Dan satu lagi, hal tersebut membutuhkan kerja keras dan dana yang sangat besar. Sudah siapkah?,” jelas Bebin.

Maka dari itu, pria tersebut menyampaikan bahwa untuk Indonesia sendiri, kendaraan yang memungkinkan untuk diterapkan terlebih dahulu adalah mobil hybrid. Hal tersebut dikarenakan kendaraan tersebut tidak hanya semata memerlukan energi listrik, namun masih juga didukung dengan bahan bakar konvensional.

“Mobil listrik masih butuh persiapan yang panjang. Sedangkan untuk mobil hidrogen rasanya hanya impian, dan tidak ada tanda-tanda pemerintah berminat pada jenis teknologi ini walaupun tingkat polusinya nol,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *