Berita, Gambar dan Video Otomotif

Berbahaya Jangan Mengganti Oli Motor Sembarangan

Berbahaya Jangan Mengganti Oli Motor Sembarangan

Elqady.net – Penggantian oli motor biasanya dilakukan secara rutim setiap bulanya dengan jarak 1000km/sampai 3000 km tergantung dari kualitas oli motor yang digunakan.

Oli yang di produksi di indonesia ini memang memiliki ragam jenisnya dari jenis mineral sampai full syntetic. Mengganti oli motor dengan yang baru memang sudah menjadi kegiatan para pecinta motor, dengan melakukan pergantian oli motor tentunya akan membuat mesin pada motor menjadi lebih awet dan tahan lama.

Tingkat kekentalan oli motor yang digunakan tersebut diatas SAE 10w–40 yang diganti menjadi lebih kental yaitu SAE 20w-50 sehingga hal ini tentunya menyebabkan  mesin motor menjadi lebih berat untuk berputar dan membuat motor menjadi lambat dan juga akselerasi motor menjadi berat.

Aman tidaknya mengganti oli motor dengan berbagai macam merek itu subjektif dan tidak semua orang berpendapat sama. Yang lebih baik sebenarnya kita mengacu ke buku panduan yang diberikan saat membeli motor baru.

Jika ingin mengganti oli mesin pada motor sebaiknya perhatikan beberapa hal dibawah ini :

1. Gantilah oli motor dengan menggunakan tipe SAE yang sama, yang bisa melihat pada kemasan produk oli motor sebelumnya sebelum membeli oli motor yang baru dengan merek yang berbeda.

2. Jika sering gonta ganti tipe oli maka ganti juga komponen filter oli pada saat penggantian oli motor karena hal ini dikhawatirkan rontoknya film oli atau kerak oli yang akan menyumbat filter oli.

3. Menggunakan oli dengan tingkat kekentalan sesuai dengan buku petunjuk untuk menujang akselerasi motor agar lebih cepat saat di betot gas maka bisa pilih tipe SAE 10w – 30 atau 10W – 40.

4. Jangan lupa untuk memilih oli yang berumur panjang misalnya oli motor bisa digunakan sampai 5000 km–6000 km.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *