Berita, Gambar dan Video Otomotif

Berikut 3 Hal yang tak boleh dilakukan saat mencuci motor

Berikut 3 Hal yang tak boleh dilakukan saat mencuci motor

Elqady.net – Motor yang terlihat bersih akan terasa lebih bertenaga saat dikendarai, hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Handy Hariko selaku Senior Manager Training Department Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan, bahwa ada pengaruh antara cuci bersih dan perfoma motor.

Handy Hariko beranggapan kotoran yang melekat pada motor akan luntur saat dicuci. Lumpur yang terlepas dari bodi motor akan membuat motor terasa lebih ringan saat dikendarai.

Pada bagian mesin akan terbebas dari lumpur dapat membuang hawa panas dengan lebih baik. Sehingga kinerja mesin motorakan lebih maksimal. Begitu juga dengan bagian roda dan juga sistem pengereman yang bersih dari kotoran.

“Biasanya roda juga lancar perputarannya, karena biasanya di master rem pada motor kotor agak tersendat, karena adanya kotoran menempel di sana,” ungkap Handy.

Ketika sedang mencuci motor harus terlihat lebih bersih agar saat dikendarai nyaman untuk digunakan.

Berikut 3 Hal yang tak boleh dilakukan saat mencuci motor

1. Cuci motor saat mesin masih panas

Kita ketahui di pelajaran fisika dasar bahwa logam akan memuai ketika panas dan akan kembali pada bentuk semula saat dingin. Inilah yang perlu diperhatikan saat mencuci motor.

Di buku manual, pengendara disarankan untuk tidak menyiram mesin atau knalpot yang masih panas. Dalam kasus ekstrim, kondisi ini bisa membuat blok mesin retak dan kerusakan pada krom dan lapisan nikel. Sehingga, ketika ingin mencuci, biarkan motor suhu motor dingin.

2. Langsung bersihkan bodi

Mencuci motor memang hal yang mudah. Namun, bukan berarti kita tak paham bagian ysng ter lebih dahulu yang harus dibersihkan bila salah motor bisa rusak, misal bodi baret.

Disarankan membersihkan area yang paling kotor terlebih dahulu. Misalnya ban, spakbor, dan bagian detail mesin. Setelah bersih, baru cuci sektor bodi. Terlebih lagi untuk membedakan alat pembersih untuk roda dan mesin dengan bodi dan disarankan menggunakan sarung tangan ketika mencuci.

3. Semprot rantai dengan air bertekanan

Rantai memiliki Z-ring, O-ring atau X-ring, bagi motor yang memiliki rantai, cuci bersih rantai terlebih dahulu sebelum membersihkan bagian lain. Kemudian jangan siram rantai menggunakan semprotan air bertekanan.

Kemudian ring dilumasi dengan gemuk ketika rantai dirakit. Apabila disemprot air bertekanan memungkinkan gemuk tersebut hilang dan berdampak pada performa rantai. Untuk membersihkan ini, gunakanlah produk khusus yang dirancang untuk membersihkan rantai. Kemudian jangan pula menggunakan sabun ketika membersihkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *