Berita, Gambar dan Video Otomotif

Mudik Gunakan Sepeda Motor Berikut Cara Amannya

Mudik Gunakan Sepeda Motor Berikut Cara Amannya

Elqady.net – Para pemudik sepeda motor yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman sebaiknya memperhatikan sejumlah hal penting mulai dari persiapan perjalanan hingga waktu istirahat untuk hindari kecelakaan.

Edo Rusyanto selaku Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) dan pengamat perilaku berkendara, mengatakan hal utama yang perlu dilakukan jika mudik menggunakan sepeda motor adalah mempersiapkan fisik pemudik dengan tidur minimal delapan jam sebelum berangkat.

1. Persiapkan fisik

Bagi para pemudik sepeda motor diharuskan memiliki fisik yang prima. Untuk itu, sebelum berangkat para pemudik, terutama pengendara, diharuskan sudah tidur minimal delapan jam.

2. Periksa kondisi kendaraan

Memeriksa kembali kondisi kendaraan terutama periksa kondisi ban, rantai, kinerja rem, mesin, kelistrikan dan fungsi-fungsi lampu, serta surat-surat kendaraan. Selain itu, hal-hal mendetail seperti tekanan angin ban, tutup pentil, penggunaan alat-alat keselamatan wajib seperti kaca helm, sarung tangan hingga jas hujan yang aman harus diperhatikan.

3. Ritme istirahat

Pemudik sepeda motor harus beristrirahat setiap dua jam berkendara untuk menjaga kondisi fisik tetap prima dan mencegah kelelahan yang bisa mengakibatkan kelengahan bahkan kecelakaan.

“Tentukan ritme istirahat, dua jam sekali karena saat berkendara tulang belakang manusia menanggung beban yang lebih berat daripada tulang lain,” kata Edo. Ia juga mengatakan emosi pengendara akan menjadi tidak stabil jika berkendaraan terlalu lama.

4. Tentukan rute

Pemudik harus menentukan rute terbaik saat mudik ke kampung halaman dan rute yang aman.

“Ujung-ujungnya bisa emosi kalau rute tidak ditentukan. Saat ini sudah ada GPS, silakan pilih rute yang aman, nyaman dan selamat,” tuturnya.

5. Tentukan waktu berangkat

Waktu terbaik untuk mudik adalah pagi hari sekira waktu Subuh karena fisik dalam kondisi segar. Berkendara tengah malam tidak dianjurkan karena potensi mengantuk dan risiko kecelakaan.

“Dini hari setelah Sholat Subuh karena tubuh segar dan siap untuk perjalanan,” kata Edo. “Mudik tengah malam memang menghindari kemacetan atau terik matahari, tapi risiko celaka menganga karena faktor ngantuk.”

6. Jangan memuat barang melebihi kapasitas

Jangan membawa barang-barang melebihi kapasitas di sepeda motor. Barang yang terlalu banyak dan berat akan membuat pengendara cepat lelah dan berpotensi kecelakaan.

“Barangnya dikirim saja, lebih baik bayar biaya pengiriman daripada menanggung risiko lelah membawa barang,” kata dia.

7. Jangan memaksakan diri

Sebagian besar pemudik mengalami kecelakaan saat akan sampai di tempat tujuan. Hal itu terjadi karena pemudik memaksakan diri dengan alasan sebentar lagi akan sampai, padahal risiko kecelakaan semakin terbuka jika pengendara lengah dan lalai karena kelelahan seusai menempuh jarak yang jauh.

8. Persiapan balik

Setelah sampai di tempat tujuan, pemudik harus memeriksa kembali kendaraannya seperti semula guna meminimalisir potensi kecelakaan di waktu arus balik.

“Paling penting, pulang mudik harus diatur seperti berangkat. Diperiksa seperti awal. Banyak yang tidak memeriksa kendaraan saat pulang, padahal itu berisiko,” pungkas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *