Berita, Gambar dan Video Otomotif

BMW Sebut Akan Butuh Waktu Kendaraan Listrik Sepenuhnya Digunakan

Elqady.net – Transportasi masa depan akan diramaikan dengan kendaraan listrik, bahkan beberapa negara sudah mulai mengarahkan kebijakan untuk menghadirkan kendaraan listrik.

BMW menjadi salah satu yang terdepan untuk urusan ini. Pabrikan asal Jerman ini telah hadirkan BMW i dengan dua model global untuk kendaraan listrik, BMW i3 dan sportscar hybrid, BMW i8.

Komitmen BMW dipertegas dengan pernyataan Head of Product Management BMW i dari BMW Group pusat, Dr. Alexander Kotouc.

“Kalau ditanya tentang masa depan drivetrain, menurut saya pribadi akan ke arah elektrik. Dan kalau Anda sudah dengar, tahun 2025 , BMW Group akan menawarkan 25 produk kendaraan elektrik yang 12 di antaranya merupakan kendaraan elektrik murni (berbasiskan baterai) dan beberapa akan memanfaatkan teknologi plug-in,” sebut Alexander saat berbincang dengan jurnalis, Rabu (6/6) di sela acara Innovfest Unbound 2018.

Alexander menilai kehadiran kendaraan listrik tidak akan menghilangkan jenis kendaraan konvensional. Akan butuh waktu tertentu sampai orang beralih menggunakan kendaraan listrik sepenuhnya.

Keyakinan Alexander sendiri bukan tanpa dasar. Dia merefleksikan kehadiran mobil listrik saat ini dengan kehadiran mobil berbahan bakar bensin di masa lampau.

“Kalau mau diingat, sekitar tahun 1913 itu mobil dengan mesin pertama kali akan diproduksi massal –saat Ford Model T. Tapi kenyataannya perlu waktu lebih dari mungkin 10 tahun sampai benar-benar kereta kuda tidak lagi digunakan,” ceritanya.

Alexander menjelaskan pada masa itu ada satu titik balik yang dia rasa juga akan terjadi pada era kendaraan listrik ini. Melihat fakta ini dia tidak heran kalau sampai saat ini populasi kendaraan listrik di dunia masih sangat kecil.

Alexander lebih tertarik melihat perkembangan kendaraan listrik, yang disebut-sebut terus meningkat hampir dua kali lipat setiap tahunnya dalam lima tahun belakangan.

“Kalau Anda lihat dari total market share, tentu Anda benar, angkanya masih kecil di pasar global. Tapi kalau mau bicara soal perkembangan, dalam lima tahun terakhir tidak ada sektor otomotif lain yang berkembang seperti kendaraan listrik,” jelas Alexander.

Kondisi ini akan mendorong BMW Group yang memiliki platform yang fleksibel. Fleksibel dalam artian memungkinkan mereka untuk memenuhi permintaan negara-negara yang mungkin masih membutuhkan mobil konvensional, sembari di saat bersamaan, meningkatkan produksi untuk kendaraan listrik di negara yang permintaannya terus berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *